Pemberian Kompensasi Bagi Anak Indonesia Yang Ditahan Di Penjara Orang Dewasa Australia

Anak Indonesia Yang Ditahan Di Penjara Orang Dewasa Australia

Beberapa pengacara dari Indonesia dan Australia saat ini menjadi advokat bagi anak-anak Indonesia yang ditangkap saat menjadi awak kapal yang mengantar pencari suaka ke Australia.

Antara tahun 2008 e 2011, para penegak hukum Australia memperlakukan anak-anak tersebut seperti orang dewasa con menjebloskan mereka ke penjara orang dewasa dan melanggar peraturan hukum mereka sendiri.

Investigasi Tempo yang terkini mengungkap bahwa 274 anak Indonesia mengalami perlakuan buruk yang melanggar hak asasi anak sebagaimana terkandung dalam hukum hak asasi manusia internasional.

Sebuah penyelidikan oleh Senat Australia pada tahun 2012 menemukan bahwa anak-anak yang salah tangkap tersebut berhak atas kompensasi, namun upaya para pengacara per menuntut hak tersebut akan sia-sia apabila pemerintah Australia terus menolak upaya mereka.

Latel belakang kasus

Antara tahun 2008 e Pertengahan 2011, Australia Australia, Israele e Stati Uniti, Indonesia, Indonesia, Indonesia, Giappone, Giappone, Repubblica Ceca, Australia, Australia, Australia, Australia, Australia.

Per quanto riguarda l'Australia, l'Australia ha cantato e ascoltato il testo con una frase o un'arena dewasa karena hasil x-ray tulang pergelangan tangan mereka menunjukkan mereka sudah cukup umur.

Biasanya bagi anak-anak yang hasil tesnya menunjukkan bahwa mereka di bawah umur diberikan kelonggaran dan diperlakukan sebagai anak. Mereka ditempatkan di pusat penahanan bagi anak-anak di bawah umur.


Ricevi le ultime novità da InnerSelf


Namun, bagi kasus anak Indonesia yang hasil pemindaian pergelangan tangannya menunjukkan bahwa mereka cukup dewasa tidak diberikan kelonggaran sama sekali, meski mereka tetap menolak hasil tes tersebut.

Pada pertengahan tahun 2011, otoritas Australia berhenti menggunakan cara pemindaian pergelangan tangan con raggi x per menuukan umur karena cara pengujian tersebut tidak akurat bagi orango-orang yang memiliki latar belakang sosio-ekonomi yang rendah e memiliki nutrisi yang buruk seperti anak-anak yang harus bekerja sebagai anak buah kapal nelayan di Indonesia. Kondisi kerja yang keras e dieta yang buruk terlihat dari tulang mereka.

Namun bagi ratusan anak yang hasil pemindaian x-ray-nya mengindikasikan bahwa mereka dewasa sebelum pertengahan 2011, penyesuaian kebijakan tersebut terlambat.

Isu tersebut telah menjadi satu dari berbagai permasalahan yang telah kami amati selama tujuh tahun. Kami menemukan bahwa seringkali anak-anak Indonesia yang terlibat dalam penyelundupan imigran gelap adalah korban perdagangan manusia.

Inisiatif pengacara swasta memimpin

Pada November 2016, Lisa Hiariej, Indonesia Indonesia e menetap di Australia, Mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Di dalam gugatan atau class action tersebut, ia mewakili 115 anak yang telah ditangkap dan dipenjara con melawan prosedur hukum yang berlaku e menuntut kompensasi sebesar A $ 103 juta.

Namun, pemerintah, Australia, melawan, gugatan, tersebut, con, berdalih, bahwa, peradilan, indonesia tidak memiliki yurisdiksi per il mengadili kasus tersebut.

Pemerintah, Australia, gioco di parole, beberapa, kantor, hukum, swasta, indonesia, per, mewakili, mereka, di, persidangan. Pada Maret 2018, setelah tiga sesi mediasi tertutup dan beberapa persidangan yang terbuka, majelis hakim setuju dengan para pengacara Australia bahwa peradilan tidak memiliki kompetensi relatif per memuus kasus tersebut.

Hiariej mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jakarta. Apabila ia gagal lagi, kemungkinan besar ia akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung.

Pada saat yang bersamaan, sebuah kantor hukum Australia juga turut terlibat. Pada tahun 2018, Ken Cush & Associates memperluas ruang lingkup dari keberatan yang canvash diajukan kepada Komisi Hak Asasi Manusia Australia Mengenai perbuatan melawan hukum anak-anak Indonesia tersebut. Komisi tersebut melaporkan perlakuan melawan hukum atas anak-anak dalam laporan yang dibuat pada tahun 2012.

Sebelum itu pada tahun 2017, Ken Cush & Associates telah meyakinkan Pengadilan Tinggi Australia Barat per membatalkan Putusan Ali Jasmin. Tutti gli articoli in Indonesia e la lingua di Dukum e dipanjarak di penjara o un dewasa come una penisola di manuela, meskipun ia pada saat itu baru berumur 13 tahun.

Keeshhasilan kasus Ali tersebut menjadi motivati ​​per la vita di uomini con le mani su Ali, anak-anak lain yang telah dihukum secara tidak adil, dan bagi mereka yang masih ditahan di fasilitas orang dewasa sambil mereka menunggu sidang atau deportasi.

Terhitung dari Oktober 2018, Komisi Hak Asasi Manusia Australia masih belum mencapai keputusan, dan Ken Cush & Associates belum menutup kemungkinan per mengajukan gugatan apabila pemerintah Australia menolak per la pelle kompensasi.

Berikutnya apa?

Para pengacara yang disebut di atas terus memperebutkan hak per mewakili para korban. Kompetisi yang terjadi mengalihkan perhatian mereka dari tujuan awalnya yaitu mendapatkan kompensasi bagi korban dari pihak Australia atas perlakuan yang telah mereka terima.

Ini adalah waktu yang tepat bagi pemerintah Australia per berhenti melawan e justru menyadari bahwa mereka berkewajiban per berperan aktif dalam pembayaran kompensasi korban korban sesuai con rekomendasi Senat Australia.

Pada tahun 2012 yang lalu, Senat mengingatkan pemerintah Australia bahwa anak-anak yang telah dipenjarakan buta huruf, miskin dan tidak dapat berbahasa Inggris. Senat berargumen bahwa with kondisi demikian mereka tidak dapat mendapatkan bantuan hukum yang patut dan mengajukan permohonan kompensasi of Australia.

Sehingga Senat gioco di parole memutuskan bahwa pemerintah Australia harus "mengambil langkah-langkah proaktif per mencari dan memberikan kompensasi bagi anak-anak indonesia yang tela dipenjara di Australia melalui prosedur yang tidak sesuai dengan aturan hukum."

Sampai con Oktober 2018, belum ada kompensasi yang diberikan kepada para korban.

Tampaknya pemerintah Australia tidak akan memberikan kompensasi dalam waktu dekat. Pejabat pemerintah, termasuk Menteri Dalam Negeri Peter Dutton, terus mengatakan bahwa semua penyelundup manusia "Adalah penjahat yang kejam dan canggih".

Dutton dan para mitra yang memiliki pikiran yang sama harus menyadari bahwa bocah-bocah tersabut tidak mengatur pelarian para pencari suaka. Mereka hanya perantara yang menerima imbalan yang sangat Sedi di viaggio namun justru harus menanggung pidana terberat. Penolakan pembayaran kompensasi hanya akan memperpanjang hukuman mereka.The Conversation

Tentang Penulis

Antje Missbach, professore anziano di antropologia, Università di Monash dan Wayne Palmer, docente di relazioni internazionali, Università Bina Nusantara

Sumber asli artikel ini dari The Conversation. Baca artikel sumber.

enafarZH-CNzh-TWnltlfifrdehiiditjakomsnofaptruessvtrvi

segui InnerSelf su

facebook-icontwitter-iconrss-icon

Ricevi l'ultimo tramite e-mail

{Emailcloak = off}

DAGLI EDITORI

Newsletter InnerSelf: settembre 20, 2020
by Staff di InnerSelf
Il tema della newsletter di questa settimana può essere riassunto come "puoi farlo tu" o più precisamente "possiamo farlo noi!" Questo è un altro modo per dire "tu / noi abbiamo il potere di fare un cambiamento". L'immagine di ...
Cosa funziona per me: "Posso farlo!"
by Marie T. Russell, InnerSelf
Il motivo per cui condivido "ciò che funziona per me" è che potrebbe funzionare anche per te. Se non esattamente nel modo in cui lo faccio io, dal momento che siamo tutti unici, una certa variazione dell'atteggiamento o del metodo potrebbe benissimo essere qualcosa ...
Newsletter InnerSelf: settembre 6, 2020
by Staff di InnerSelf
Vediamo la vita attraverso le lenti della nostra percezione. Stephen R. Covey ha scritto: "Vediamo il mondo, non come è, ma come siamo, o come siamo condizionati a vederlo". Quindi questa settimana diamo un'occhiata ad alcuni ...
Newsletter InnerSelf: agosto 30, 2020
by Staff di InnerSelf
Le strade che stiamo percorrendo in questi giorni sono vecchie come i tempi, ma sono nuove per noi. Le esperienze che stiamo vivendo sono vecchie come i tempi, ma sono anche nuove per noi. Lo stesso vale per il ...
Quando la verità è così terribile da far male, agisci
by Marie T. Russell, InnerSelf.com
In mezzo a tutti gli orrori che si verificano in questi giorni, sono ispirato dai raggi di speranza che brillano. La gente comune si batte per ciò che è giusto (e contro ciò che è sbagliato). Giocatori di baseball, ...